Rabu, 29 Januari 2014

For Her, For Love

Today was a normal day with internet, online game FPS, MMO, web-based you named it, and yeah when it comes to a holiday like today I turned out become a game freak and complete nerd sitting hour by hour in front of computer doing stuffes most of them are worthless.

my only one beloved girlfriend Yozi Ananda putri asked me to retouch some of  photographs of her shot by her friend, FYI Yozi or Oji are pretty interested in photography but no as crazy as me and she got a much better gear, a NIKON D90 with 18-105mm lense, that's her father's camera but she can use it if she need it.

Oji e-mailed me some of her photos and I download the file as soon as possible because I got nothing to do and when it comes to photos or pictures I always get interested, and quickly opened my Lightroom 4.

You know, when it comes to your girlfriend, the one that you love you'll never want to make her dissapointed and do your best to show the world that she is your beautiful girl through the pictures.

after few hours of work in Lightroom and Photoshop Cs I finished retouching her photographs and posted on Facebook. so here they are:





PS: those are not my shot, but I did the editing and my girlfriend already let me use my watermark on her photos

Thank's for my lovely Bebe for letting me retouching all of those amazing photographs of her

#1 Model Shoot

Just like the tittle said this post going to be a short story about my first of all time taking a pictures with model, it's nearly 1 year after I bought my first DLSR beloved NIKON D3100 with Kit lense 18-55mm a very low end equipment I thought. But every high end things start with the low one, right? I am thankful for the equipment I have, and absolutely won't make any excuse based from it.
Here's come the day that my friend a fellow amateur photographer asked me if I want to join him to take photos of a model that his friend have. well., from a friend to another friend. no doubt. I said Yes. and this is my chance to apply all the knowledge I've got from reading bunch of article in some photography site. such as: http://digital-photography-school.com/ < my favorite site in learning photography. so many knowledge you can get from this site, everyday surfing over thousands of images in 500px.com , Flickr, PhotoShelter and etc.
Yeah, here come the real challenge to apply all of those stuff. about the model she goes with the same highschool of mine and we already now each other in social med. her name is Dila a beautiful 18years old girl, wearing white long dress to the location. "it's perfect" i was talking to myself. just like what I've imagined.

we start with a lil small chat with the model, among my fellow friends I was the only one who has special interest in portrait photography the other love landsacape and macro photography.

It was an unforgetable moment, this is our first time having a chance to shot a model (you can say that) and it's also the first time for the model to get her pictures taken by photographer. so it's kinda funny when all the people trapped in awkward moment. I try to have conversation with the model and make her as comfortable as I can so we can get a nice shot of her.

here's some of my favorites result from that moment :D

for this picture I need to clime over the fence and took a shot from above :D




most of the post processing done with adobe lightroom 4 and a lil bit photoshop cs. that was a wonderful moment and mean so much to me, thank's for my friend Nando, Jerry, Dani and some photographer of KFD (komunitas fotografer Dharmasraya) and also for our beautiful model that day Dila. 


Kamis, 10 Oktober 2013

Bukan Pengamen Biasa

Gilaa.. edaaaan.. Out of mind..
Mungkin itu yang pas mengexpresikan apa yang gue lakuin 2 hari belakangan ini, selama 2 hari terakhir ini gue NGAMEN di KAMPUS. hahaha iya NGAMEN pake Capslock, gue memang sedikit aneh atau mungkin bukan sedikit aneh nya tapi banyak. gue pernah ngelist beberapa hal yang harus gue lakuin sebelum gue nikah, iyahh nikah, punya bini. diantaranya gue pengen coba ngamen. JADI BADUT, JADI KONDEKTUR Bis Kota. Ke MENTAWAI, naik puncak gunung api aktif, yang di capslock bearti belum terlaksana. dan masih banyak lagi hal lain yg ada di list gila ini.

akhirnya kesampaian lagi salah satu dari list gila itu, gue udah coba gimana rasanya ngamen dan itu dikampus gue sendiri Universitas Negeri Padang yang berkemungkinan besar gue bakal ketemu dengan orang orang yang kenal atau paling tidak pernah liat tampang gue berseliweran disekitar kampus, berawal dari iseng iseng pada sa'at jedah kuliah siang antara jam 12:20 sampe jam 1:20 gue dan salah satu junior paling gila di jurusan bahasa inggris bernama Nop Jhal alias NJ alias Nopjalaang bernama asli Nofrizal menawarkan "gimana kalo kita ngamen aja Da?" tanpa pikir panjang gue jawab "ayo! berangkat"


Hari pertama gue dan NJ menuju ke arah deretan cafe di belakang FIS (fakultas ilmu sosial)Gitar akustik pinjaman dan Jimbe yang juga pinjaman jadilah kita Ngamen. sesampainya di cafe itu jujur demi apa gue sempat grogi, gemeteran, NJ yang bertugas sebagai gitaris kali ini dan gue sebagai Vokalis dan Jimbe-is (emang ada istilah Jimbe-is?) kita nyanyiin lagu dari Dewa 19 - dua sejoli. Jujur lagi itu cafe isinya cewek semuaa braayy.. dan sialnya disalah satu meja di cafe itu duduk senior kita di bahasa inggris yang tentu kenal dengan gue dan NJ. awalnya gue cukup malu dan cukuplah membuat gue grogi tapi otomatis gue melontarkan senyum yang tak manis beserta tampang tak berdosa sambil melambai ke arah senior cewek yang ehmm cantik itu.

Lagu kedua kita adalah Lumpuhkan ingatan ku - Geisha, menurut pengamatan gue salah satu strategi sukses ngamen adalah bawakan lagu yang lagi -In alias lagi naik daun jadi orang orang dengan mudah kenal dan ikutan nyanyi bareng lu. atau bawakan lagu yg akrab ditelinga pendengar.

Setelah FIS kita menuju ke FE, di FE saat kegugupan gue mulai hilang datang lagi masalah baru di FE ini sunggu daku tidak menyangka isi cafe nya cowo semua, padahal FE kan terkenal dengan kaum hawa nya ya? tapi apa boleh buat kembali gue dan NJ menunjukan semaksimal mungkin skill pas-pas-an yang kita miliki.

Hari pertama kita sukses mendapat Rp. 37.000,- horee modal 4 lagu doang. hahaaiii.. cukuplah buat jajan seharian itu.

HARI KEDUA, kali ini gue dan NJ ngajakin Ikhsan salah satu junior gokil ber BP-2012 yang cukup mahir dalam memainkan gitar dan suaranyapun oke punya. kembali kita menuju FIS tapi malang sungguh malang disana kita bertiga mendapati ada grup pengamen lain yang sedang beraksi sebagai pengamen terhormat yang menjaga kode etik sesama pengamen yaitu: "jika disebuah target area alias cafe telah ada kelompok ataupun individu yang sedang mengamen,maka marilah kita beranjak dan pindah ke target area atau cafe lain."

Next, kita nekat lagi ke FT ya fakultas teknik, dimulai dari cafe di pinggir jalanan depan FT, di hari kedua ini rasa grogi dan gugup mulai hilang, PD gue mulai meroket di cafe pertama gue didaulat jadi Vokalis sekaligus Gitaris, dengan suara tak semerdu penyanyi kebanyakan gue nekat bawain lagu "aku cinta kau dan dia - Ahmad Dhani". hasilnya pun tak mngecewakan.

Di caffe kedua dan ketiga masih di daerah FT kita bawain lagu "aerosmith - I dont want to miss a thing" yap soundtrack film Armagedon ini memang sangat akrab dikalangan mahasiswa bahasa inggris yg suka nongkrong di kantor HMJ.

terus kita lanjut ke FMIPA dimana pemilik cafe nya sangat ramah disni ga sekedar yang makan aja yg ngasih duit ke kita 3 pengamen kampus yg engga keren tapi pemilik cafe nya juga ikut, di jejeran cafe dan tempat makan di FMIPA ini kita sempat nyanyi lagu "aku memilih setia - Fatin" dan 2 lagu lain.

Hasil hari ke2 terbilang lumayan total kita dapat Rp. 48.000,- yaaaii.. di bagi 3. dan cukuplah buat beli rokok :D

Buat gue nyobain gimana rasanya ngamen itu buat ngerasain apa yang dirasa oleh para pengamen yang sering kita temui di tempat2 makan atau cafe ataupun bis kota., Sejujur jujurnya ngamen itu ga semudah keliatan nya woi pemirsa, ga sekedar ngejreng jreng jreng gitar trus minta duit. engga. ngamen itu butuh nyali, dan lu harus bisa sopan sa'at minta izin ke pemilik cafe atau tempat dimana lu ngamen, dan sa'at menyodorkan kantong uang ke para pendengar lo yang sedang sibuk makan ataupun ngobrol lu harus se sopan mungkin kalo gue "permisi kakak, abang.." dikasih ataupun engga gue bakalan ngucapin terimakasih dengan ikhlas.

Paling penting dengan nyobain jadi pengamen gue bisa menghargai profesi yg satu ini, ngamen itu bisa jadi profesi terhormat bila dijalankan dengan benar, kita berniat menghibur bukan sekedar minta duit, kalo saudara saudara memang tidak merasa terhibur silahkan tidak ngasih duit. dan masih menurut gue, kalo seorang pengamen berhasil ngebuat lo ikut bersenandung lo bearti sudah berhutang satu bentuk hiburan pada pengamen tersebut.

gue ga bakalan jadiin ngamen sebagai kegiatan rutin kok, tenang aja.. cuma gue masih pengen nyoba ngamen sambil di abadikan lewat video, next time gue berencana merekrut junior lain untuk mem-videokan saat gue ngamen. hiiihiii

Udah gitu aja.. cape nulis nya.!!

Minggu, 15 September 2013

Who Are You? Angel?

well, di akhir minggu yang Boring, meyedihkan, dan moneyless ini gue terpaksa keluar dari kos-an demi nemenin si Botak dari curup Bengkulu yang adalah mahasiswa baru UNP dan se kost-an sama gue. Awang namanya, si botak ini ngebet banget pengen diajakin keliling keling kota padang, terang aja dia ga berani keluar sendiri orang belum tau jalanan di Padang dia.

atas nama buku tabungan dan ATM lecek hari minggu ini gue udah ga punya duit sama sekali. jadilah gue menolak ajakan si botak tapi karena si kasihan ngeliat si awang yang udah hampir mabok karena hampir ga pernah jalan jalan keluar alias selalu di kos-an, gue pun dengan pede berangkat tanpa mandi nganterin si botak jalan-jalan dan maaf sepertinya semua urusan uang keluar dalam perjalanan kali ini akan jadi urusan dia. karena gue lagi super kere bin miskin. dengan seperangkat Kamera SLR kitapun berangkat

sampai di pinggir pantai purus si botak ngeliat 2 cewek cantik yang lagi sibuk foto-foto pake SLR yg pas mirip SLR gue. yap, Nikon D3100, dengan mengumpulkan segenap keberanian dan sedikit bantuan do'a dari si botak gue berani-in diri nyamperin itu cewe yg lagi sibuk foto foto "ehmm boleh saya ikut motret model nya?" gue bilang gitu, kedua nya cuma melongoh heran entah karena omongan gue yg kurang jelas atau karena bau badan gue yg belom mandi dari pagi? gue ga tau. setelah gue ulangi "boleh saya ikut motret model nya?" salah satu dari dua cewek itu menjawab "ohh boleh, silahkan".

Baru beberapa kali Jepret sialnya seorang ibu-ibu terlihat memanggil kedua cewek tersebut "bang, kita pulang dulu ya!" si cewek bilang. "oh iya, makasih ya" dengan senyum mesem dan ga ikhlas gue jawab. gimana mau ikhlas. gue belom sempat kenalaan maen pulang ajaa woii..!!! aah siaaal dah.

ini dia penampakan dua wanita tersebut, kalo ada yg kenal tolong inpoh nya ya gue mau bilang makasih sama kenalan, sama minta no hape aja kok,!! -_-
ini dia cewe yg jadi model ny, yg at lagi kaya nya lbih hobi moto-in dr pada di foto



si fotografer ga berhasil gue abadikan wajah nya

masih penasaran dengan siapa kedua wanita ini.. dan belum sempat kasih liat hasil jepretan gue ke mereka berdua

Sabtu, 17 Agustus 2013

Shit is getting awkward

Engga tau kenapa gue selalu aja speechless  kalo ngomong ataupun sekedar chatting dengan makhluk peremuan satu ini.. yap gue naksir dia pake BERAT.. a.k.a naksir berat, tapi sepanjang yang gue bisa inget dalam hal taksir menaksir gue ga pernah se bego ini. biasanya gue bisa dengan enjoy ngedeketin yang gue taksir tapi buat yang satu ini gue "angkat tangan" nyerah deh ga tau lagi harus gimana. udah berbulan bulan gue coba deketin tapi tetep aja kalo di hadapan dia ini gue jadi mati gaya.

well, gue tau there's something wrong with me and her, jadi gue coba periksa apa yang salah dari gue dan gue dapetin ternyata gue terlalu naksir sama ini perempuan, dan sedikit informasi setiap gue chatting atau sms-an sama dia, itu text yang dia baca adalah hasil editan berkali kali.. lu pada tau kan.. abis chat nya kita tulis trus kita baca lalu kita ngerasa ah ga enak deh kalo ngomong nya gini.. delete lagi trus tulis lagi gitu lagi dan lagi.. kesimpulan nya gue ternyata hilang spontanitas gw dalam berkomunikasi yang bikin obrolan sama dia itu jadi "ga enjoy".. menurut gue gitu, kalo menurut lo?

entah ini gue aja atau emang dia yang super duper extra KALEM dan pendiam, jadi kalo chat kaya dia itu gue selalu kaya wartawan lagi wawancarain nara sumber, "hei kamu, lagi dimana? - di rumah. -ei apa kabar? baek - kapan mulai kuliah? -tgl 26, abg kapan? "yah i know it's pitiful, tapi sejujurnya itulah keadaan hubungan gue sama dia, gue emang dasar manusia penasaran gue ga tau gimana tapi gue harus tau kenapa ini anak dingin adem gini, apa emang sudah bawaan lahirnya, apa kesemua orang gitu? apa emang dia ga suka gue deketin? apa dia ga suka cowo? atau dia pengidap pedekatephobia? - banyak pertanyaan bermunculan dikepala gue tetang sikap dingin perempuan satu ini.

berbekal sedikit rasa kurang tau malu dan tekat yang semakin kurang kuat buat PDKT gue sms salah satu temen nya tanyain dia, kenapa kok si [E] gini? eh dia gmna sih sama cowo2 laen? yg deketin dia siapa aja? apa dia suka cowo? apa jgn2 dia kena pedekatephobia?- dan jawaban yang gue dapat "dia mah emang gitu orang nya "tertutup" ke kita tmn cewenya aja jarang cerita-cerita soal pribadi apalagi soal pacar-pacaran, tapi sejauh yang kita tau dr beberapa orang yg usaha deketin dia sms abg deh kaya nya yg dia bales" - okeyy that's a bright point. tapi ya jawaban nya gitu2 aja, ini gue yg berharap terlalu banyak atau memang semuanya terlalu sedikit,. ga tau deh!

seadanya gue emang udah lebih dari sekedar suka tapi kalo emang kutukan dari lahirnya dia itu pendiam. cool, tertutup, apa lobeh buat! just let it flow.. karena cinta ga bisa dipaksa kan? yasudah kembali lagi gue ke OST. winter sonata yg bikin nulis ginian makin galau.!!

ciaaaoooo....!!!!!

Kamis, 25 Juli 2013

Model Dadakan

Beberapa bulan yang lalu gue sama 2 orang temen gue yang gokil dan gila (Rafly dan Tridel)  memustuskan untuk nekat berkelana seputaran daerah Sumatera Barat yang kita tau nature view nya WOW banget. kita bertiga bertolak dari kota Padang menuju Bukittingi kota wisata pake motor pada sore hari menjelang maghrib, di bukittingi kita dijemput seorang sahabat yang cantik baik hati dan belom pernah putih bernama "Nessy". malam itu kita nginap dirumah Nessy dan di daerah rumah dia ini udaranya dingin banget lah menurut gue, tau deh kalo menurut orang asli Bukittingi ngerasain nya kaya gimana.

Singkat cerita kita bertiga menempuh perjalannya yang lumayan jauh boss.. dari Padang-Bukittingi-Batusangkar-Solok-Alahan Panjang

well, sepanjang jalan kenangan itu gue bikin temen temen gue jadi model dadakan dan ngambil sesi pemotretan dimanapun kita istirahat kalo udah cape bawa motor dan kalo pantat gue yang tipis berasa panas dan tepos nya nambah.

ini dia oleh-oleh dari perjalan gue dan model dadakan gue waktu itu..




Jepret dan Jepret

well, udah lama banget ini blog ga di urusin,  lagi sibuk dengan beberapa hal yang ga penting..
kayanya mulai dari post ini gue bakalan nge post hasil hasil jepretan gue aja, dan kalo bisa nanti kedepan nya gue bakalan muat tips-tips dalam dunia fotografi.

Yep, kita mulai dari sebuah foto yg gue shoot waktu gue dan gerombolan gue nyoba nyari angin segar dengan jalan-jalan dan nongkrong di fakultas lain. tujuan pertama kita adalah FIS UNP, Fakultas yg satu ini adem banget banyak pohon-pohon nya dan yg paling asyinya dekat FIS ini ada lapangan bola kaki yg kalo sore-sore suka ada pertandingan entah sesama mahasiswa (kalo lg ada kompetisi) ado sekedar team sepak bola UNP yg latihan.

nah, setelah capek nyoba nge-godain cewe-cewe yg berseliweran di jalan FIS yg rindang ini tiba-tiba muncul se-ekor makhluk cantik yg menarik perhatian gue.. seperti apa penampakan nya ini dia..


 Gue emang hampir selalu kemana aja bawa kamera gue, gue terlalu takut buat ngelewatin momen momen yang pas untuk diabadikan. jadi buat yang hobby foto foto ga usah malu deh bawa kamera kemana-mana karna momen berharga itu ga datang dua kali. kalo lu ngerasa pengen jepret langsung jepret aja, tapi inget tetep perhatikan sekitar kalo kaya-nya harus minta ijin dulu sama penghuni setempat (orang, satpam, warga, jin, setan atau genderuwo) ya ijin dulu baek-baek biar yang di foto enak yg moto-in juga enak.







Minggu, 03 Februari 2013

Chapter 1

"Malam sunyi kuimpikanmu Kulukiskan cita bersama Namun s’lalu aku bertanya Adakah aku di mimpimu" Sherina - Simfoni Hitam
Lee terlihat sibuk dengan game online nya, bunyi detakan keyboard dan klik-an mouse terdengar begitu nyaring diselah merdunya suara Sherina menyanyikan simfoni hitam nya. Dialah Lee  the talking face bone dengan rambut sedang (sedang kusutnya sedang panjangnya sedang ketombenya) dengan kemancungan hidung di atas rata2 dan berat badan di bawah rata2. anak laki laki kurus yg selalu cinta Game entah itu online atau offline.

Lee terdaftar seorang mahasiswa tahun k 3 di sebuah univiersitas negri di kota padang yang memiliki track record perkuliahan tidak begitu mulus. Jam dinding di kamar Lee sudah menunjukan pukul 03:36 pagi, namu Jam dinding plastik itu adalah benda yg paling tak di acuhkan pemiliknya se alam semesta. terpajang mantap di kamar tapi tak pernah di anggap, mungkin kalau  jam diding itu bisa berjalan sudah lama dia ninggalin Lee karna sakit hati waktu yg selalu setia dia tunjukan tak pernah di anggap sang majikan.

Seperti punya perputaran waktu dunia bagian dirinya sendiri, anak laki laki kurus itu memang selalu melakukan apa saja sesuka hatinya. dalam hal tidur, bangun, makan, mandi, belajar, main game, hang out di luar dan lain sebagainya. Lee hanya melakukan itu semua kalo dia ngerasa bener bener pengen ngelakuin itu dan ada mood buat ngelakuin itu, tak seperti layaknya manusia normal, yg makan, tidur dan kegiatan lainnya seperti sudah terjadwal. Lee tak pernah merasa perlu seperti itu, dia adalah jarum pendek kehidupannya sendiri yg menunjukan waktu berapa dia harus melakukan apa yg dia ingin lakukan.

Terdengar tidak waras memang, tapi itulah dia si Gamer kurus yg kurang wangi. simak sejenak tentang Lee dan urusan penampilannya. #1 Mandi, adalah hal yg buat Lee hanya dilakukan kalo dia akan ada urusan di luar kamar nya, jika tidak maka mandi menjadi sesuatu yg sangat tidak penting. #2 Parfum, sebentuk barang super langkah di kamar si kurus ini. kalau saja ada botol parfum tergeletak di atas lemari pakaian atau didalam laci2 buku kuliah maka sudah di jamin botol parfum itu kosong, terakhir kali Lee membeli dan memakai parfum adalah ketika dia masih pacaran dengan Citra dan itupun sudah setahun yg lalu. #3 Gel rambut sachet-an, untuk urusan yg satu ini mungkin akan lebih mudah ditemukan di kamar Lee kalo musim kuliah, karna meskipun acak2an kadang tuntutan kuliah membuat Lee menggunakan gel rambut agar terlihat sedikit rapi waras. satu hal saja yang mungkin menambah keanehan makhluk ini Lee selalu lebih memilih memakai kembali pakaian yg belom di cuci entah itu 2 hari atau bahkan 1 minggu dr pada memakai pakaian yg belom di setrika. #ehmmgoodpoint

(ntar nyambung lagi. chapter 1 masih panjang, gue lg kehilangan rasa buat nulis. mwuahahaha)

Now, we come to the room. yeah a bedroom dengan ukuran standart anak kost ruang-an kecil itu adalah sarangnya tempat makan, minum, main game dan tentu saja.....tidur #apasih.  sepertihal nya dengan urusan penampilan untuk kebersihan kamarnya Lee pun hanya membersihkannya jika ia sudah merasa tidak nyaman dengan keadaan kamar tersebut, namun jika saja ia masih merasa nyaman maka sudah pasti Lee tak akan mengangkat sapu untuk sekedar menyapu lantai kamar yg tidak keramik itu. sekedar tambahan Lee adalah org yang memiliki standar yg rendah untuk kebersihan kamar jadi jika menurut Lee itu bersih, survey2-an membuktikan 7 dari 10 orang akan menyatakan hal itu tidak bersih . tapi siapa yg akan mempermasalahkan kebersihan kamarnya toh yg akan tidur disana Lee sendiri.


seems like it was yesterday when I saw your face, you told me how proud you were but I walked away. If only I knew what I know today. Ohh I'm sorry for blamming you, for the thing I just wouldn't do. "Cristina Aguilera - Hurt"

Merdunya suara Cristina Aguilera masih setia mengalun di laptop butut peninggalan sang kakak yang telah wisudah, laptop yg lebih cepat panas dr pada mobil bermesin bensin ini adalah sahabat sejati Lee yg mau tak mau harus bisa di ajak bekerja untuk maen game, muter musik, Nonton film, ataupun kadang kadang bikin tugas kuliah, iya kadang, hanya kadang kadang. #miris






Sebelum Chapter 1

gue itu kadang punya ide cemerlang tentang sebuah cerita tapi ya karna ide gue itu cuma sebentuk khayalan sebelum tidur ato mungkin jg imajinasi di tengah bengong nya gue sehari hari jadi ya ilang gitu aja deh. mulai sekarang gue ga mau lagi ah kaya gitu. nanti kalo tiba tiba ada ide aneh di dalam pikiran gue, gue pengen catat dimana aja, di buku kek, di hape kek ato di blog jg langsung ga apa apa dah.

seperti malam yg tak luar biasa ini, tiba tiba ada bisikan #cielah, pokoknya tiba2 aja gue pngen nulis cerita. cerita nya bagaimana dan tentang apa gue juga sebenernya ga tau #sakitjiwa.  tapi gue kepngen nulis ini dulu, pembukaan nya yg berjudul "sebelum chapter 1"

#guegaruk2pala, #sambildengerlagu, #lagunyaUtopia-benci
 Ini cerita nya mau tentang apa? tokoh nya siapa?  akhirnya setelah gue coba mikir, gue bingung sendiri. tapi yasudahlah gue pengen nulis cerita pokoknya. nantinya cerita itu akan jadi biasan apa yang gue jalani, alami, rasain, mengerti, tidak mengerti dalam kehidupan gue kedepannya. (naaah kan ketemu jg topiknya).

Untuk siapa tokoh didalam ceritanya nanti, gue masih mikir dan masih bingung #halaah, pokoknya gue ga mau pake nama asli, gue ga mau pake sudut pandang orang pertama. gue mau cerita gue seperti bercerita. gue mau gue pun bisa belajar dari cerita yang gue tulis sendiri nantinya.

udah segitu aja dan terimakasih Pia Utopia yg suaranya bgitu merdu menemani malam ini. :D

Jumat, 14 Desember 2012

Jatuh Cinta Yang Mahal.!

Yap. gue lagi jatuh cinta, sayang banget banget dah pokoknya kalo udah deket apalagi kalo udah ada dalam genggaman gue demi apapun gue belom pernah mau ngelepasinnya. tapi sayang kalo yang punya minta apa mau dikata. eitss.. gue ga lagi jatuh cinta sama cewe apalagi sama cowo, gue lagi jatuh cinta sama hal yang bernama fotografi.

semalaman gue dikasih pinjam kamera sama Unyun alias yuni junior gue, gue puas puasin jepret orang orang di acara konser akhir tahun Sendratasik di kampus gue. guepun terbawa angan angan tentang "kapan ya gue bisa punya kamera kaya gini?" ya itu cuma angan untuk jadi nyata bisa tapi gue ga tau kapan, soalnya mahal jek..gue belum segila itu minta beliin barang begituan sama orang tua gue karna gue tau pasti mereka bakal bereaksi kaya gimana.

meskipun cuma dikasih pinjam kamera sama temen temen, gue tetap berusaha menggali lebih dalam tentang dunia fotografi terutama dg menggunakan DLSR kamera. ga ada salahnya kan belajar? kalo soal aplikasi teorinya kapan yah sabar aja semoga ada kesempatan buat gue memiliki kamera DLSR untuk ngelanjutin hoby gue di bidang fotografi. 

gue cinta fotografi tapi cinta fotografi itu mahal kawan. yang jadi halangan hoby gue ini cuma kekurangan biaya buat beli kamera nya. nabung? yaah makan ama rokok aja pas pasan dan lagipula gue bukan manusia yg sukses dengan hal bernama tabung menabung duit kalo nabung dosa banyak kali.

biarlah sekarang sementara ngiler liat orang nenteng SLR sana sini, untuk sementara terima kenyataan aja dengan lapang dada kalo kamera itu masih mahal untuk orang seukuran gue. :D


minta satu aja kamera kit nya :(